Tips Hemat Listrik Di Zaman Non Subsidi Listrik

Kaget dong dengan kenaikan tarif listrik berkali-kali dalam setahun? Sebagai rakyat biasa, kita cuma bisa ngeluh karena tagihan listrik naik berkali lipat. Padahal, listrik sudah jadi kebutuhan dasar masyarakat. Setiap orang butuh listrik untuk kehidupannya sehari-hari. Baik dari segi hiburan, pendidikan, pekerjaan, kebutuhan rumah tangga dan lainnya.

bayar listrik naik

Siapa yang tidak punya alat elektronik? Butuh listrik kan untuk mengecharge atau menghidupkannya? Kita sering membawa laptop dan telepon selular ke luar rumah selama beraktivitas. Belum lagi alat elektronik lain yang sering dipakai di rumah seperti komputer, televisi, AC, kulkas, lampu, penanak nasi dan setrika. Semua itu pake listrik. Kebayang dong, berapa besar budget yang harus disiapin untuk membayar tagihan listrik alat-alat tersebut setiap bulannya?

Kalau dipikir-pikir berat banget. Apalagi buat yang sudah berkeluarga. Tagihan listriknya udah pasti melonjak gila-gilaan. Daripada pusing mikirin bayarnya, mending ikutin deh tips-tips di bawah ini untuk ngurangin biaya tagihan listrik. Sebagai info, tips ini sudah applicable, jadi sudah terbukti dan siapa aja bisa praktekinnya.

  1. Lampu dan AC biasanya jadi faktor utama biaya listrik. Jadi, mulai sekarang, rajin-rajin matiin lampu yang ga dipakai. Dan AC dipakai waktu malam aj, kalo siang pakai kipas angin. Toh, keringetan-keringetan juga karena aktivitas. Untuk ruangan yang ga dipakai kayak gudang, pakai lampunya yang wattnya kecil. Dijamin hemat deh!
  2. Setrika makan daya listrik besar. Cari setrika yang temperaturnya bisa diatur. Dan yang paling penting, bikin satu waktu khusus untuk menyetrika. Jadi, ga selembar baju nyetrika, selembar celana nyetrika. Boros man!
  3. Manusia modern kan masak nasinya pake rice cooker. Biar hemat listrik, air yang dipake air panas. Jadi nasi lebih cepat mateng dan listrik bisa dihemat.

tips hemat listrik

Selain itu di bawah ini ada tips khusus untuk nambah-nambah hemat listrik. Disimak ya!

  1. Jangan menyalakan listrik di siang hari. Untuk area dapur dan kamar mandi yang gelap, bisa diakali dengan memakai seng plastik fiber di atap rumah. Dengan cara ini, sinar matahari bisa masuk ke dalam rumah yang cukup menerangi dua area itu. Kan, ga pengen baca buku di kamar mandi, toh?
  2. Di malam hari, pemakaian lampu ga bisa dikurangi karena sebagai sumber penerang. Kalau banyak ruangan yang membutuhkan penerangan, batasi dengan menyalakan lampu di ruangan yang sedang dipakai. Misalnya ruang TV, dapur, kamar mandi dan teras rumah. Dan biasakan mematikan lampu kamar sebelum tidur. Selain hemat listrik, hal ini disarankan oleh dokter supaya istirahat kita maksimal.
  3. Pakai alat elektronik yang bisa dipakai di siang hari seperti mesin cuci dan setrika. Karena, di siang hari pemakaian lampu berkurang, jadi tagihan listrik bisa lebih hemat. Sedangkan malam hari semua lampu hidup, tentunya akan menambah daya dan kuota listrik jika mesin cuci atau setrika juga dihidupkan.
  4. Jangan lupa melepas charger handphone dan laptop dari stop kontak. Karena daya listrik tetap tersedot dan listrik terbuang sia-sia.
  5. Gunakan sambungan listrik atau stop kontak yang ada tombol on/off. Selain demi keamanan anak-anak dari tersengat listrik, tombol itu bisa memutuskan aliran listrik utama ke alat elektronik kita. Kalau belum efektif mengurangi tagihan listrik, kabel listrik langsung dicabut saja dari terminal.

Kelihatannya tips-tips ini mudah dan sepele. Tapi manfaat yang didapat lumayan mengurangi tagihan listrik. Jadi, mari kita hemat listrik!

Please follow and like us:
Tips Hemat Listrik Di Zaman Non Subsidi Listrik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *