4 Mitos tentang Charging Baterai Laptop dan Smartphone

Sebagai sebuah bagian yang vital bagi smartphone dan laptop Anda, baterai ternyata masih memiliki beberapa mitos yang dianggap fakta oleh kebanyakan orang. Di bawah ini Anda akan menemukan 4 mitos mengenai baterai yang dipercaya bahwa hal tersebut benar oleh banyak orang.

  1. Menggunakan Charger Harus yang Bermerk

Banyak orang yang berpikir bahwa mereka harus menggunakan charger bermerk untuk menjaga agar kondisi baterai tetap baik. Sebagai contoh, Anda memiliki sebuah smartphone Samsung dan kebetulan charger baterai Anda rusak. Jangan buru-buru menghabiskan sejumlah uang untuk membeli charger asli Samsung karena takut baterai smartphone Anda rusak. Menggunakan charger lain pun sebenarnya tidak masalah sama sekali.

mitos charging baterai hp laptop

Mungkin yang menjadi kendala adalah proses charging yang tidak optimal karena daya yang dikeluarkan oleh charger yang tidak bermerk tersebut berbeda dari charger yang bermerk. Akan tetapi, sekali lagi, tidak ada hubungannya antara baterai yang rusak dengan penggunaan charger yang tidak bermerk. Pastikan saja keluaran dayanya sama dan seharusnya tidak ada masalah apa-apa. Hal ini juga berlaku bagi laptop.

  1. Bolehkah Menggunakan Smartphone/Laptop Saat Dicharge?

Pertanyaan ini sering ditanyakan para pengguna gadget. Ada sebuah kepercayaan, khususnya para pengguna smartphone bahwa saat sedang dicharge, sebaiknya smartphone tidak digunakan sama sekali. Kalau ingin digunakan, cabut charger terlebih dahulu. Kepercayaan ini sebenarnya tidak beralasan. Coba saya tanya, pada saat sedang dicharge, apakah smartphone dalam keadaan mati atau menyala? Kebanyakan orang akan tetap menyalakannya. Nah, pada saat smartphone Anda sedang dicharge dalam keadaan menyala, apakah data internet dan proses sinkronisasi tidak berjalan? Tetap berjalan bukan? Artinya, dalam keadaan dicharge dan Anda geletakkan begitu saja, smartphone Anda tetap bekerja.

Jadi tidak ada alasan untuk tidak menggunakan smartphone saat dicharge. Hanya saja, pastikan penggunaannya dalam tahap wajar. Usahakan untuk tidak menggunakan fungsi smartphone untuk keperluan fitur yang berat seperti untuk bermain game. Memainkan game saat dicharge akan membuat baterai menjadi cepat panas dan hal ini bisa menurunkan performa baterai jika terjadi berulang-ulang.

main hp saat cas

  1. Mengecharge Baterai Semalaman Akan Merusak Baterai?

Hal ini bisa jadi benar bisa jadi tidak tergantung jenis smartphone yang Anda miliki. Smartphone jaman sekarang ini sudah amat sangat cerdas. Ada sebuah fitur yang tidak Anda ketahui yang akan membuat aliran listrik dari charger akan terputus saat baterai sudah dalam posisi full. Jadi bisa dibilang mengecharge semalaman tetaplah aman. Akan tetapi jika smartphone Anda merupakan jenis yang lama, bisa jadi hal ini benar karena belum adanya teknologi yang disebutkan di atas tersemat dalam smartphone Anda. Lalu bagaimana dengan laptop? Sebelas, dua belas dengan smartphone. Untuk laptop jenis baru, mengecharge semalaman bukanlah hal yang perlu Anda risaukan. Akan tetapi sebaiknya tidak Anda lakukan jika Anda memiliki laptop dengan jenis lama.

  1. Penggunaan Internet Merupakan Hal Yang Paling Menguras Daya Baterai?

Lagi-lagi hal ini merupakan mitos yang salah. Dan sayangnya banyak orang yang percaya. Penggunaan internet ternyata bukanlah hal yang paling menguras daya baterai laptop dan smartphone. Malahan, penggunaan internet tergolong sebagai penggunaan yang sangat normal. Yang paling menguras daya baterai adalah bermain game baik itu dengan menggunakan laptop maupun smartphone. Alasannya adalah karena saat bermain game, gadget Anda akan secara optimal menggunakan kartu grafis (untuk laptop) dan GPU/Graphic Processing Unit (untuk smartphone). Saat bagian tersebut aktif secara optimal, daya baterai akan cepat terkuras.

Tips Hemat Listrik Di Zaman Non Subsidi Listrik

Kaget dong dengan kenaikan tarif listrik berkali-kali dalam setahun? Sebagai rakyat biasa, kita cuma bisa ngeluh karena tagihan listrik naik berkali lipat. Padahal, listrik sudah jadi kebutuhan dasar masyarakat. Setiap orang butuh listrik untuk kehidupannya sehari-hari. Baik dari segi hiburan, pendidikan, pekerjaan, kebutuhan rumah tangga dan lainnya.

bayar listrik naik

Siapa yang tidak punya alat elektronik? Butuh listrik kan untuk mengecharge atau menghidupkannya? Kita sering membawa laptop dan telepon selular ke luar rumah selama beraktivitas. Belum lagi alat elektronik lain yang sering dipakai di rumah seperti komputer, televisi, AC, kulkas, lampu, penanak nasi dan setrika. Semua itu pake listrik. Kebayang dong, berapa besar budget yang harus disiapin untuk membayar tagihan listrik alat-alat tersebut setiap bulannya?

Kalau dipikir-pikir berat banget. Apalagi buat yang sudah berkeluarga. Tagihan listriknya udah pasti melonjak gila-gilaan. Daripada pusing mikirin bayarnya, mending ikutin deh tips-tips di bawah ini untuk ngurangin biaya tagihan listrik. Sebagai info, tips ini sudah applicable, jadi sudah terbukti dan siapa aja bisa praktekinnya.

  1. Lampu dan AC biasanya jadi faktor utama biaya listrik. Jadi, mulai sekarang, rajin-rajin matiin lampu yang ga dipakai. Dan AC dipakai waktu malam aj, kalo siang pakai kipas angin. Toh, keringetan-keringetan juga karena aktivitas. Untuk ruangan yang ga dipakai kayak gudang, pakai lampunya yang wattnya kecil. Dijamin hemat deh!
  2. Setrika makan daya listrik besar. Cari setrika yang temperaturnya bisa diatur. Dan yang paling penting, bikin satu waktu khusus untuk menyetrika. Jadi, ga selembar baju nyetrika, selembar celana nyetrika. Boros man!
  3. Manusia modern kan masak nasinya pake rice cooker. Biar hemat listrik, air yang dipake air panas. Jadi nasi lebih cepat mateng dan listrik bisa dihemat.

tips hemat listrik

Selain itu di bawah ini ada tips khusus untuk nambah-nambah hemat listrik. Disimak ya!

  1. Jangan menyalakan listrik di siang hari. Untuk area dapur dan kamar mandi yang gelap, bisa diakali dengan memakai seng plastik fiber di atap rumah. Dengan cara ini, sinar matahari bisa masuk ke dalam rumah yang cukup menerangi dua area itu. Kan, ga pengen baca buku di kamar mandi, toh?
  2. Di malam hari, pemakaian lampu ga bisa dikurangi karena sebagai sumber penerang. Kalau banyak ruangan yang membutuhkan penerangan, batasi dengan menyalakan lampu di ruangan yang sedang dipakai. Misalnya ruang TV, dapur, kamar mandi dan teras rumah. Dan biasakan mematikan lampu kamar sebelum tidur. Selain hemat listrik, hal ini disarankan oleh dokter supaya istirahat kita maksimal.
  3. Pakai alat elektronik yang bisa dipakai di siang hari seperti mesin cuci dan setrika. Karena, di siang hari pemakaian lampu berkurang, jadi tagihan listrik bisa lebih hemat. Sedangkan malam hari semua lampu hidup, tentunya akan menambah daya dan kuota listrik jika mesin cuci atau setrika juga dihidupkan.
  4. Jangan lupa melepas charger handphone dan laptop dari stop kontak. Karena daya listrik tetap tersedot dan listrik terbuang sia-sia.
  5. Gunakan sambungan listrik atau stop kontak yang ada tombol on/off. Selain demi keamanan anak-anak dari tersengat listrik, tombol itu bisa memutuskan aliran listrik utama ke alat elektronik kita. Kalau belum efektif mengurangi tagihan listrik, kabel listrik langsung dicabut saja dari terminal.

Kelihatannya tips-tips ini mudah dan sepele. Tapi manfaat yang didapat lumayan mengurangi tagihan listrik. Jadi, mari kita hemat listrik!